KEBUTUHAN DAN ALAT PEMUAS KEBUTUHAN
Materi Ekonomi Kelas X
Kurikulum Merdeka
Tujuan
Pembelajaran
- Peserta didik mampu menjelaskan pengertian kebutuhan.
- Peserta didik mampu mengidentifikasi macam-macam kebutuhan.
- Peserta didik mampu menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi kebutuhan.
- Peserta didik mampu mengelompokkan alat pemuas kebutuhan berdasarkan kegunaan, cara memperoleh, hubungan dengan barang lain, dan pengaruhnya terhadap produksi.
KEBUTUHAN DAN ALAT PEMUAS KEBUTUHAN
![]() |
| Gambar 1. Aktivitas berbelanja Sumber: Pinterest |
Eh ternyata barangnya numpuk di rumah dan jarang kepakai atau sia-sia aja.
Masalahnya kebutuhan manusia itu tidak terbatas. Ada yang penting
banget, ada yang cuma buat gaya-gayaan. Supaya enggak boros, kita harus paham
kebutuhan dan alat pemuas kebutuhan.
Dengan begitu, kita bisa menentukan mana yang harus dibeli sekarang dan
mana yang bisa ditunda.
Yuk kita bahas secara lengkap dibawah ini.
1. Pengertian Kebutuhan
Kebutuhan (needs) merupakan hal dasar yang diperlukan manusia untuk mempertahankan hidup dan meningkatkan kualitas hidup. Misalnya, makan, minum, pakaian, tempat tinggal, norma, agama.
Tapi, apakah semua kebutuhan itu sama pentingnya? Tentu tidak, karena jumlahnya yang terbatas, ilmu ekonomi membagi kebutuhan manusia ke dalam berbagai macam agar kita bisa tahu mana yang harus dipenuhi terlebih dulu dan mana yang bisa ditunda.
2. Macam-Macam Kebutuhan
Secara garis besar kebutuhan dapat dikelompokkan dalam lima kelompok, yaitu sebagai berikut.
a. Kebutuhan Menurut Intensitasnya
Pengelompokan kebutuhan menurut intensitasnya didasarkan atas kepentingan atau mendesak tidaknya suatu kebutuhan. Kebutuhan menurut intensitasnya dibagi menjadi tiga kelompok, yaitu kebutuhan primer, kebutuhan sekunder, dan kebutuhan tersier.
1) Kebutuhan Primer
Kebutuhan primer adalah kebutuhan yang mutlak harus dipenuhi untuk bertahan hidup (kebutuhan pokok), contohnya kebutuhan akan makanan, pakaian, dan tempat tinggal.
2) Kebutuhan Sekunder
Kebutuhan sekunder disebut juga kebutuhan kultural adalah kebutuhan tambahan yang muncul seiring perkembangan peradaban manusia. Contohnya, televisi, sepatu, tas, dan alat-alat rumah tangga.
3) Kebutuhan Tersier
Kebutuhan tersier adalah kebutuhan yang ditujukan untuk kesenangan manusia dan bersifat kemewahan, contohnya kebutuhan akan perhiasan, mobil mewah, dan rumah mewah.
![]() |
| Gambar 2. Kebutuhan Menurut Intensitasnya Sumber: Pinterest |
b. Kebutuhan Menurut Sifatnya
Penggolongan kebutuhan menurut sifatnya didasarkan atas dampak atau pengaruh yang ditimbulkannya terhadap jasmani dan rohani.
1) Kebutuhan Jasmani
Kebutuhan jasmani adalah kebutuhan yang berhubungan dengan keadaan jasmani atau fisik seseorang terhadap barang dan jasa. Contohnya kebutuhan jasmani dalam bentuk barang, yaitu pakaian, makanan, minuman, obat-obatan, dan vitamin. Adapun yang termasuk kebutuhan jasmani dalam bentuk jasa, yaitu olahraga, rekreasi, mendengarkan musik, dan menonton televisi atau ke bioskop.
2) Kebutuhan Rohani
Kebutuhan rohani atau kebutuhan spiritual merupakan kebutuhan yang bersifat kejiwaan. Kebutuhan ini berkaitan dengan bentuk pengabdian manusia terhadap Tuhan Yang Maha Esa. Contohnya, mengikuti beribadah keagamaan, ikut mendengarkan ceramah keagamaan.
![]() |
| Gambar 3. Kebutuhan Menurut Sifatnya Sumber: Pinterest |
c. Kebutuhan Menurut Waktu
Kebutuhan menurut waktu pemenuhannya, dibedakan menjadi kebutuhan sekarang dan kebutuhan masa depan.
1) Kebutuhan Sekarang
Kebutuhan sekarang adalah kebutuhan yang harus dipenuhi saat ini juga. Contohnya, makan di saat lapar, minum saat haus, dan obat-obatan pada saat sakit.
2) Kebutuhan Masa Depan
Kebutuhan masa depan adalah kebutuhan yang pemenuhannya dapat ditunda dalam jangka waktu yang akan datang. Contohnya, asuransi hari tua dan asuransi kesehatan.
![]() |
| Gambar 4. Kebutuhan Menurut Waktu Sumber: Pinterest |
d. Kebutuhan Menurut Wujud
Pengelompokan kebutuhan menurut wujudnya didasarkan atas dampak yang ditimbulkan oleh kebutuhan material (benda) dan kebutuhan psikologis.
1) Kebutuhan Material (Benda)
Kebutuhan material adalah kebutuhan berupa barang-barang yang dapat diraba dan dilihat. Contohnya buku, sepeda, radio, makanan, minuman, mobil, ponsel dan tempat tinggal.
2) Kebutuhan Psikologis
Kebutuhan psikologis adalah kebutuhan yang tidak dapat diraba dan tidak dapat dilihat oleh kasat mata. Contohnya rekreasi, berdoa, dan berteman.
![]() |
| Gambar 5. Kebutuhan Menurut Wujud Sumber: Pinterest |
e. Kebutuhan Menurut Subjek
Kebutuhan menurut subjeknya dibedakan menurut pihak-pihak yang membutuhkan, yaitu kebutuhan individu dan kebutuhan kelompok.
1) Kebutuhan Individu
Kebutuhan individu merupakan kebutuhan yang dapat dilihat dari segi orang yang membutuhkan. Contohnya, kebutuhan seorang petani berbeda dengan kebutuhan seorang guru, dan laki-laki kebutuhan hidupnya berbeda dengan kebutuhan hidup perempuan.
2) Kebutuhan Kelompok
Kebutuhan kelompok adalah alat pemuas kebutuhan yang digunakan bersama-sama (kelompok). Contohnya, jalan umum, toilet umum, serta rasa aman dan nyaman dalam kehidupan bernegara.
![]() |
| Gambar 6. Kebutuhan Menurut Subjek Sumber: Pinterest |
3. Faktor-Faktor yang Memengaruhi Kebutuhan
Dalam faktanya, kebutuhan setiap individu atau kelompok masyarakat beragam. Hal ini disebabkan, antara lain oleh faktor-faktor sebagai berikut.
a. Keadaan Alam atau Lingkungan
Kebutuhan akan pakaian bagi individu atau masyarakat yang tinggal di daerah kutub tentu berbeda dengan individu yang tinggal di daerah tropis. Begitu juga bagi orang yang tinggal di daerah pegunungan akan berbeda dengan kebutuhan orang yang tinggal di daerah pantai. Fakta inilah yang menunjukkan keadaan alam atau lingkungan berpengaruh terhadap pembentukan kebutuhan orang yang menempatinya.
b. Pendidikan
Kebutuhan individu yang menempuh pendidikan di perguruan tinggi dengan individu yang menempuh pendidikan di jenjang Sekolah Dasar (SD) akan berbeda. Oleh karena itu, tingkat pendidikan individu atau masyarakat akan menentukan kebutuhan apa yang dibutuhkan dalam masyarakat tersebut.
c. Agama
Kehidupan beragama seseorang atau kelompok masyarakat juga akan dapat menimbulkan kebutuhan yang beragam bergantung pada agama dan peng hayatannya terhadap agama yang dianutnya.
d. Adat Istiadat
Adat istiadat atau tradisi masyarakat juga berpengaruh terhadap pembentukan kebutuhan masyarakat. Misalnya, tradisi upacara perkawinan .
e. Peradaban
Tingkat peradaban suatu masyarakat juga akan berpengaruh terhadap pembentukan kebutuhan. Semakin tingginya peradaban, semakin tinggi pula kualitas barang yang dibutuhkan. Coba kalian amati kebutuhan masyarakat pada masa primitif. Kemudian, bandingkan dengan kondisi masyarakat yang sudah mengenal peradaban yang lebih tinggi tentulah kebutuhannya akan sangat berbeda antara satu dan yang lainnya.
Kebutuhan pada masyarakat primitif jika diamati akan lebih menekankan pada pemenuhan kebutuhan primer dalam pemenuhannya dipenuhi secara sederhana. Untuk kebutuhan makanan misalnya, mereka hanya tinggal mengambil dari hutan atau sekitar tempat tinggalnya.
Seiring dengan adanya kemajuan dan perkembangan peradaban, setiap daftar kebutuhan akan semakin meningkat. Dahulu sekali belum terpikir radio dan telepon seluler akan menjadi barang kebutuhan yang penting Namun, sekarang rasanya hidup kita kurang lengkap tanpa keberadaan radio. Telepon seluler, buku, film, dan kebutuhan lainnya.
4. Alat Pemuas Kebutuhan
Fakta menunjukkan kebutuhan manusia banyak dan beragam. Oleh karena itu, diperlukan berbagai alat pemuas kebutuhannya. Alat-alat pemuas kebutuhan seperti tempat tinggal, sepatu, sepeda, pakaian, dan alat-alat tulis yang kalian butuhkan dalam ilmu ekonomi disebut barang. Adapun pelayanan listrik, telepon, dan seorang guru yang memberikan pengajaran dengan baik disebut jasa.
Alat pemuas kebutuhan dapat diklasifikasikan berdasarkan kegunaan, bagaimana cara memperolehnya, kegunaannya jika dihubungkan dengan barang lain, dan pengaruhnya pada proses produksi.
a. Berdasarkan Kegunaannya
1) Barang Konsumsi
Barang konsumsi adalah benda yang dapat langsung digunakan memenuhi kebutuhan. Contohnya, makanan, pakaian, dan buah-buahan.
2) Barang Produksi
Barang produksi atau disebut juga barang modal. Benda ini dapat digunakan untuk memproduksi benda lain. Barang yang termasuk barang produksi, di antaranya peralatan dan mesin-mesin.
b. Berdasarkan Bagaimana Cara Memperolehnya
1) Barang Ekonomi
Barang ekonomi adalah barang-barang yang untuk memperolehnya diperlukan pengorbanan baik waktu, biaya, atau tenaga. Contohnya, pakaian, makanan, dan rumah.
Barang ekonomi (economic good) dapat diartikan juga sebagai barang yang mempunyai kegunaan dan langka, yaitu jumlahnya yang tersedia lebih sedikit dibanding dengan jumlah yang dibutuhkan masyarakat sehingga untuk mendapatkannya diperlukan pengorbanan.
2) Barang Bebas
Barang bebas adalah barang yang jumlahnya melimpah seperti sinar matahari di daerah tropis, dan udara bersih di daerah pegunungan. Barang-barang tersebut untuk memperolehnya tidak diperlukan pengorbanan. Contohnya, udara, sinar matahari, dan air.
Barang bebas (free good) dapat diartikan juga sebagai barang yang tersedia dalam jumlah melimpah (tidak langka) dan tidak memerlukan pengorbanan untuk memperolehnya.
3) Barang Illith
Barang illith adalah barang yang jika tersedia dalam jumlah berlebihan dapat merugikan, bahkan membahayakan manusia. Contohnya air dan api. Air dibutuhkan seperti untuk mandi, minum, dan memasak, sedangkan api dibutuhkan untuk memasak. Namun, jika dalam jumlah yang sangat banyak, air dapat menimbulkan banjir dan api dapat menimbulkan kebakaran.
c. Berdasarkan Hubungannya dengan Barang Lain
1) Barang Subsitusi
Barang subsitusi adalah barang yang fungsinya dapat menggantikan fungsi barang lain. Misalnya, kopi dapat menggantikan teh.
2) Barang Komplementer
Barang komplementer adalah barang yang fungsinya dapat melengkapi barang lain. Misalnya, kancing pada baju dan kaos kaki pada sepatu.
d. Berdasarkan Pengaruhnya terhadap Proses Produksi
1) Barang Mentah
Barang mentah adalah barang yang belum mengalami proses produksi dan akan dijadikan sebagai bahan baku dalam proses produksi. Contohnya kapas.
2) Barang Setengah Jadi
Barang setengah jadi adalah barang yang sudah mengalami proses produksi, tetapi belum dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan manusia secara sempurna. Contohnya, kapas menjadi benang, kayu menjadi papan, dan beras menjadi tepung.
3) Barang Jadi
Barang jadi adalah barang sarana pemuas kebutuhan manusia yang sudah mengalami proses produksi secara tuntas atau sempurna dan dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan. Contohnya pakaian, kursi, meja, dan kue.
Supaya lebih paham, tonton video pembelajaran berikut ini ya.
Assesmen Mandiri
Sekarang coba uji pemahaman kamu tentang materi Kebutuhan dan Alat Pemuas Kebutuhan dengan mengerjakan soal latihan berikut.
Klik Di Sini Untuk Mengerjakan Assesmen
Atau scan barcode berikut:
Sumber Referensi
Firmansyah, H., &
Nurdiansyah, D. (2016). Buku Siswa Aktif
dan Kreatif Belajar Ekonomi 1 untuk SMA/MA Kelas X Perminatan Ilmu-Ilmu Sosial.
Bandung: Grafindo Media Pratama.



.jpeg)

.jpeg)

wahh penjelasan nya sangat lengkap kak jelas bangett🤗
BalasHapusterimakasih🤩
Hapuswow penjelasannya sangat mudah dipahami.
BalasHapusterimakasih🤩
HapusWihh materinya sangatt bgus
BalasHapusterimakasih🤩
Hapussemangat kak, materinya lengkap dan mudah dipahami 😍✨
BalasHapus